Prestasi Siswa
Juara 1 Presentasi Kihajar
Alvin Haniel Simanungkalit Kelas XII IPA 4 Juara 1 Lomba Presentasi Kihajar di Bandung, dan mewakili jawa barat tingkat nasional lomba kuis kihajar
:: 4 Selengkapnya 15
Agenda (Klik Tanggal)
16 December 2018
M
S
S
R
K
J
S
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
Statistik
  Visitors : 701719 visitors
  Hits : 1640 hits
  Today : 1 users
  Online : 1 users
:: Kontak Admin ::

sman3bgr@smantiboo.sch.id    

Salsabila Siswi SMAN 3 Bogor Raih Beasiswa Belajar Gratis di Amerika

Tanggal : 08/06/2018, 14:27:29, dibaca 380 kali.
Salsabila Siswi SMAN 3 Bogor Belajar Gratis di Amerika
Raih Beasiswa Singkirkan 600 Pelajar 
BOGOR- Pelajar Kota Bogor kembali menorehkan prestasi di kancah Internasional. Salsabila Fatimah Az-Zahra menjadi satu-satunya pelajar asal Kota Hujan yang mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Amerika Serikat. Remaja yang akrab disapa Caca ini merupakan siswi dari SMA N 3 Kota Bogor. 
Caca adalah satu dari 80 pelajar se-Indonesia yang mendapatkan beasiswa dari Program The Kennedy Lugar Youth Exchange and Study (KL-YES). Ia mendapatkan kesempatan menimba ilmu selama satu tahun atau belajar Kelas 12 di Central High School, Phoenix, Arizona. Rencananya, Caca akan berangkat ke Amerika Serikat pada Senin (6/8).
Menurut Caca, ia bisa terpilih setelah lolos dari tiga tahap seleksi ditambah seleksi secara Nasional, yang dilakukan langsung oleh pihak penyelenggara program. Diantaranya, seleksi tulis mengenai Bahasa Inggris, membuat esay dan pengetahuan umum. Lalu, seleksi wawancara menggunakan Bahasa Inggris dan Bahasa Indonesia. Kemudian, seleksi dinamika kelompok. 
“Total peserta awal ada 600 orang. Setelah seleksi mengerucut sisa 7 orang yang terpilih. 3 orang ikut program KL-YES dan 4 program AFS. Ini semua dari chapter Bogor tapi wilayahnya menyangkut Kota dan Kabupaten Bogor, Depok dan Sukabumi,” katanya.
Caca pun mengaku tak menyangka jika ia bisa mendapatkan beasiswa ini. Karena, pada awalnya ia amat sangat berkecil hati mengikuti program ini. Sebab, banyak teman-teman di sekolahnya yang sebenarnya lebih kompeten mengikuti program ini. “Kalau bisa dibilang awalnya saya minder banget. Teman-teman saya lebih jago Bahasa Inggrisnya. Tapi ternyata hasilnya saya justru yang terpilih dan alhamdulilah,” ucapnya.
Ia berharap, melalui program beasiswa ini cita-citanya menjadi seorang pemimpin perubahan di masa yang akan datang dapat tercapai. Minimal, kemajuan Indonesia dapat setara dengan Amerika Serikat di masa yang akan datang. “Saya ingin membuat Indonesia semaju Amerika. Tentunya dengan segala pengalaman dan ilmu yang akan saya dapat disana (Amerika) nanti, akan saya implementasikan disini (Indonesia),” ujarnya.

 



Kembali ke Atas


Berita Lainnya :
 Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :


   Kembali ke Atas